
UTS Ekonomi Mikro Islam
Authored by Hanief Monady
Business
University
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
50 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 2 pts
Grafik menunjukkan tiga tahap produksi: increasing return, decreasing return, dan negative return.
Pada titik B, terjadi peralihan dari tahap increasing return menuju decreasing return. Titik tersebut disebut sebagai titik diminishing average return (DAR).
Berdasarkan grafik dan fungsi produksi tersebut, apa makna ekonomi dari titik B?
Titik di mana tambahan input masih menambah output total dengan proporsi yang meningkat.
Titik di mana produktivitas rata-rata input mulai menurun, meskipun produk total masih meningkat.
Titik di mana tambahan input tidak lagi menghasilkan tambahan output (marginal product = 0).
Titik di mana produk total mulai menurun akibat kelebihan input yang digunakan.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 2 pts
Konsep halal dan toyyib dalam Al-Qur’an tidak hanya menekankan kehalalan secara hukum syar‘i, tetapi juga menuntut kualitas moral, spiritual, dan kesehatan dari sesuatu yang dikonsumsi. Berdasarkan Ayat QS. Al-Baqarah 168, apa makna konseptual dari perpaduan istilah halalan thayyiban dalam konteks Ekonomi Islam?
Hanya menekankan kehalalan dalam aspek hukum fikih tanpa memperhatikan aspek manfaat atau kualitas barang.
Menunjukkan bahwa kehalalan cukup ditentukan oleh bentuk transaksi, bukan oleh zat atau asal-usul barang.
Mengandung prinsip ganda: barang dan cara memperolehnya harus halal, serta baik bagi tubuh, akal, dan moral manusia.
Menegaskan bahwa segala sesuatu yang tidak disebut haram secara eksplisit otomatis dianggap toyyib dan boleh dikonsumsi.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 2 pts
Dalam teori konsumsi konvensional, utilitas dianggap sebagai ukuran kepuasan individu yang dapat dinyatakan secara ordinal. Dalam perspektif Islam, konsep utilitas memiliki keterbatasan karena…
Islam menolak pengukuran kepuasan dalam bentuk ordinal maupun kardinal
Islam memandang kepuasan sejati tidak hanya bersumber dari manfaat duniawi, tetapi juga dari keberkahan dan keridhaan Allah
Utilitas dalam Islam hanya diukur melalui manfaat spiritual, bukan material
Islam menolak semua bentuk konsumsi yang melibatkan kenikmatan duniawi
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 2 pts
Salah satu perbedaan mendasar antara motif konsumsi konvensional dan Islami adalah…
Konvensional menekankan rasionalitas ekonomi, sedangkan Islam menekankan irasionalitas religius
Konvensional berorientasi pada kepuasan jangka panjang, Islam berorientasi pada kepuasan jangka pendek
Konvensional menekankan utility maximization, sedangkan Islam menekankan falah maximization
Keduanya sama-sama berorientasi pada maksimisasi keuntungan individu
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 2 pts
Dalam pandangan Islam, konsumsi yang melampaui kebutuhan dasar dan dilakukan tanpa pertimbangan moral disebut sebagai…
Israf
Tabzir
Riba
Ihtikar
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 2 pts
Ketika individu dalam ekonomi Islam menahan diri untuk tidak membeli barang mewah meskipun mampu, tindakan tersebut menggambarkan prinsip…
Rasionalitas ekonomi
Qana'ah dan Al 'Iffah
Teori Preferensi Ordinal
Paradoks Giffen
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 2 pts
Dalam teori konsumsi Islam, hubungan antara kebutuhan (hajah) dan keinginan (raghbah) dipahami bahwa…
Semua keinginan dianggap kebutuhan selama tidak haram
Keinginan yang tidak membawa maslahah tidak dapat diakui sebagai kebutuhan
Keinginan manusia selalu identik dengan kebutuhan biologis
Kebutuhan dan keinginan sama-sama tidak relevan dalam Islam
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?