
BUK APOTEKER 08
Authored by Suprianto M.Si
Professional Development
Professional Development
Used 8+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Apoteker QC industri farmasi menganalisis kadar asam askorbat dalam injeksi 5 ml secara spektrofometri UV-Vis. Absorbansi sampel 0,556 dan absorbansi larutan standart 0,570 dalam konsentrasi 1 mg/mL. Sebelum dilakukan pengukuran, satu ml larutan injeksi diencerkan 25 kali. Berapa miligram asam askorbat dalam injeksi tersebut ?
90,00
92,50
95,00
97,500
100,00
2.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Pengawasan mutu industri farmasi menetapkan kadar metampiron tablet secara titrasi iodometri. Sejumlah serbuk tablet ditimbang setara dengan 400 mg metampiron dimasukkan dalam labu tentukur 50 mL dan dilarutkan dengan sebagian mL air, dikocok, dan disaring. Filtrat ditambah air hingga hingga 50 mL. Titrasi 20 mL larutan sampel diperlukan 9,10 mL titran untuk mencapai titik ekivalen dengan ditandai indikator kanji berwarna biru. Dalam Farmakope Indonesia Edisi VI disebutkan bahwa 1 ml iodium 0,10 N setara dengan 17,57 mg metampiron. Berapa miligram metampiron dalam tablet tersebut ?
396,72
397,72
398,72
399,72
100,72
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Pengawasan mutu industri Farmasi menetapkan kadar metampiron tablet secara titrasi iodometri. Sejumlah serbuk tablet ditimbang setara dengan 400 mg metampiron dimasukkan dalam labu tentukur 50 mL dan dilarutkan dengan sebagian mL air, dikocok, dan disaring. Filtrat ditambah air hingga hingga 50 mL. Titrasi 10 mL larutan sampel dilakukan 6 replikasi dan masing-masing diperlukan 4,26; 4,28; 4,25; 4,24; 4,27 dan 4,25 ml titran untuk mencapai titik ekivalen dengan ditandai indikator kanji berwarna biru dan standar deviasi 0,0213. Berapa persen RSD volume titrasi tersebut ?
0,425
0,450
0,475
0,500
0,550
4.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Bagian R&D melakukan analisis campuran alupurinol dengan lesinurad menggunakan metode HPLC UV-Vis. Fase gerak yang digunakan campuran MeOH : ACN : H2O (3 : 5 : 2). Indeks polaritas mempengaruhi kemampuan pemisahan sampel. Diketahui indeks polaritas MeOH (5,0); ACN (7,0) dan H2O (12,0). Dilakukan perhitungan nilai indeks polaritas fase gerak. Berapakah nilai yang dimaksud?
7,00
7,10
7,20
7,30
7,40
5.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Bagian R&D melakukan uji kesesuaian sistem prosedur penetapan kadar alupurinol dan lesinurad dengan HPLC. Hasil yang diperoleh menunjukkan kromatogram dengan waktu retensi masing-masing (Gambar) dengan lebar puncak masing-masing ekivalen dengan 0,65 dan 0,95. Berapa resolusi kedua puncak tersebut?
2,0
2,5
3,0
3,5
4,0
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Bagian QC Industri Farmasi melakukan penetapan kadar vitamin E soft kapsul beberapa merek secara spektrofotometer UV-Vis pada 284 nm. Sediaan ditimbang setara dengan 100 mg vitamin E dan dilarutkan dengan etanol pa sampai 100 mL. Larutan tersebut diencerkan 4x. Berapa miligram kadar Vitamin E jika diperoleh absorbansi 0,287 dengan persamaan y = 0,0125 x - 0,0250 ? (x = mg/ml)
90,84
93,84
96,84
99,84
103,84
7.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Bagian R & D melakukan pengembangan metode analisis penetapan kadar alupurinol dengan impuritynya dengan HPLC UV-Vis. Larutan tersebut diinjeksikan ke dalam HPLC dan didapatkan standar deviasi luas area 1055,627. Berapa nilai LOQ impurity tersebut (μg/mL)?
0,21
0,22
0,23
0,24
0,25
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?