
BUK APOTEKER 07
Authored by Suprianto M.Si
Professional Development
Professional Development
Used 12+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Apoteker QC industri Farmasi menganalisis kadar asam askorbat dalam injeksi 5 ml secara spektrofometri UV-Vis. Absorbansi sampel 0,548 dan absorbansi larutan standart 0,550 dalam konsentrasi 1 mg/mL. Sebelum dilakukan pengukuran, satu ml larutan injeksi diencerkan 20 kali. Berapa miligram asam askorbat dalam injeksi tersebut ?
85,64
89,64
90,64
95,64
99,64
2.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Pengawasan mutu industri farmasi menetapkan kadar metampiron tablet secara titrasi iodometri. Sejumlah serbuk tablet ditimbang setara dengan 400 mg metampiron dimasukkan dalam labu tentukur 50 mL dan dilarutkan dengan sebagian mL air, dikocok, dan disaring. Filtrat ditambah air hingga hingga 50 mL. Titrasi 10 mL larutan sampel diperlukan 4,55 ml titran untuk mencapai titik ekivalen dengan ditandai indikator kanji berwarna biru. Dalam Farmakope Indonesia Edisi VI disebutkan bahwa 1 ml iodium 0,10 N setara dengan 17,57 mg metampiron. Berapa persen kadar metampiron dalam tablet tersebut ?
85,93
89,93
90,93
95,93
99,93
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Pengawasan mutu industri Farmasi menetapkan kadar metampiron tablet secara titrasi iodometri. Sejumlah serbuk tablet ditimbang setara dengan 400 mg metampiron dimasukkan dalam labu tentukur 50 mL dan dilarutkan dengan sebagian mL air, dikocok, dan disaring. Filtrat ditambah air hingga hingga 50 mL. Titrasi 10 mL larutan sampel dilakukan 6 replikasi dan masing-masing diperlukan 4,55; 4,56; 4,54; 4,57; 4,53 dan 4,55 ml titran untuk mencapai titik ekivalen dengan ditandai indikator kanji berwarna biru dan standar deviasi 0,0129. Berapa persen RSD volume titrasi tersebut ?
0,22
0,24
0,26
0,28
0,30
4.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Bagian R&D melakukan analisis campuran alupurinol dengan lesinurad menggunakan metode HPLC UV-Vis. Fase gerak yang digunakan campuran MeOH : ACN : H2O (3 : 5 : 2). Indeks polaritas mempengaruhi kemampuan pemisahan sampel. Diketahui indeks polaritas MeOH (4,0); ACN (6,0) dan H2O (9,0). Dilakukan perhitungan nilai indeks polaritas fase gerak. Berapakah nilai yang dimaksud?
5,6
5,8
6,0
6,2
6,4
5.
MULTIPLE SELECT QUESTION
45 sec • 1 pt
R & D melakukan penentuan lima pengawet Isothiazolinon dalam deterjen cair dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Isothiazolinon dipisahkan secara efektif dengan kolom Agilent ZORBAX SB-C18 (4,6 mm × 250 mm, 5 μm), dan dideteksi oleh detektor dioda array. Berdasarkan struktur MIT, CMIT, OIT, DCOIT, dan BIT dapat diprediksikan yang terelusi pertama dan terakhir. Siapakah kromatogram D ?
MIT
CMIT
BIT
OIT
DCOIT
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Bagian R&D melakukan uji kesesuaian sistem prosedur penetapan kadar alupurinol dan lesinurad dengan HPLC. Hasil yang diperoleh menunjukkan kromatogram dengan waktu retensi masing-masing (Gambar) dengan lebar puncak masing-masing ekivalen dengan 0,9 dan 0,7. Berapa resolusi kedua puncak tersebut?
3,8
4,0
4,2
4,4
4,6
7.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 10 pts
Bagian QC Industri Farmasi melakukan penetapan kadar vitamin E soft kapsul beberapa merek secara spektrofotometer UV-Vis pada 284 nm. Sediaan ditimbang setara dengan 100 mg vitamin E dan dilarutkan dengan etanol pa sampai 100 mL. Larutan tersebut diencerkan 2x. Berapa miligram kadar Vitamin E jika diperoleh absorbansi 0,460 dengan persamaan y = 0,00736x + 0,0920? (x = mg/ml)
90,0
92,5
95,0
97,5
100,0
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?