
SOAL KELAS 10
Authored by Riza Silviana
Other
10th Grade
Used 4+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
28 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Teks anekdot berikut untuk soal nomor 1-4.
Sumbangan Sukarela
1) Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya.
2) Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambal ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.
3) "Anaknya nggak sekolah, Pak?"
"Tidak ada biaya, Bu," jawab sang ayah.
4) "Lho, sekolah kan gratis, Pak."
5) "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."
1. Peristiwa yang diceritakan dalam teks anekdot tersebut adalah...
a. Seorang ayah bekerja keras untuk mencari nafkah.
b. Seorang pelanggan memberikan sumbangan sukarela.
c. Seorang anak putus sekolah karena tidak ada biaya.
d. Seorang pelanggan tambal ban menawarkan sekolah gratis.
e. Seorang anak ingin meneruskan usaha bengkel ayahnya.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
2. Angka 1) teks anekdot tersebut merupakan struktur teks anekdot bagian....
a. abstraksi
b. orientasi
c. krisis
d. reaksi
e. koda
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
3. Kalimat interogatif dalam anekdot tersebut adalah...
3. Kalimat interogatif dalam anekdot tersebut adalah...
a. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambal ban.
b. "Anaknya nggak sekolah, Pak?"
c. "Tidak ada biaya, Bu," jawab sang ayah.
d. "Lho, sekolah kan gratis, Pak."
e. "Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu."
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
4. Penyajian yang tepat teks anekdot tersebut ke dalam bentuk dialog adalah...
4. Penyajian yang tepat teks anekdot tersebut ke dalam bentuk dialog adalah...
a. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambal ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.
Ayah : "Anaknya nggak sekolah, Bu?"
Pelanggan: "Tidak ada biaya, Pak."
Ayah : "Lho, sekolah kan gratis, Bu."
Pelanggan: "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."
b. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambal ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.
Pelanggan: "Anaknya nggak sekolah, Bu?"
Anak : "Tidak ada biaya, Pak."
Pelanggan : "Lho, sekolah kan gratis, Dek."
Ayah : "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."
C. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidakmelanjutkan sekolahnya. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambal ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.
Anak : "Kenapa aku tidak sekolah, Pak?"
Ayah : "Tidak ada biaya, Nak."
Pelanggan : "Lho, sekolah kan gratis, Pak.
Ayah : "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."
d. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambal ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.
Ayah : "Anaknya nggak sekolah, Pak?"
Pelanggan: "Tidak ada biaya, Bu."
Anak : "Lho, sekolah kan gratis, Pak."
Ayah : "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."
e. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambal ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah. ,
Pelanggan: "Anaknya nggak sekolah Pak?"
Ayah : "Tidak ada biaya, Bu."
Pelanggan : "Lho, sekolah kan gratis, Pak."
Ayah : "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
5. Perhatikan kalimat acak berikut!
Apa Hobimu
1) Seorang tahanan tersebut hanya duduk-duduk di sudut lapangan saja.
2) "Kalau begitu, mengapa tidak ikut main voli?"
"Itu juga bukan hobiku."
3) "Tidak ikut main futsal?"
"Wah, itu bukan hobiku," kata si tahanan.
4) "Lalu apa hobimu?"
"Hobiku korupsi!"
“???”
5) Saat jam olahraga, seorang sipir berbincang dengan salah seorang tahanan.
Urutan kalimat-kalimat acak tersebut agar menjadi teks anekdot padu adalah....
a. 5)-1)-2)-3)-4)
b. 5)-1)-3)-2)-4)
c. 5)-2)-1)-3)-4)
d. 5)-2)-3)-1)-4)
e. 5)-3)-2)-1)-4)
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Teks anekdot berikut untuk soal nomor 6-8.
Divisi Perusahaan yang Sibuk
1) Alkisah ada sebuah divisi perusahaan yang terkenal cukup aktif dan galak. Divisi tersebut tiba-tiba tidak terdengar aksinya sejak ada kepala cabang perusahaan baru. Hal ini tentu membuat heran beberapa karyawan dari divisi lainnya.
2) Seorang karyawan dari divisi lainnya lalu menelepon kantor divisi perusahaan tersebut. Karyawan tersebut tersebut berbicara dengan pimpinan divisi perusahaan.
3) "Halo, apa kabar, nih? Kok kamu tidak pernah muncul lagi? Padahal banyak kebijakan kepala cabang perusahaan yang menyimpang," tanya si karyawan.
4) "Terima kasih Anda masih ingat kami. Akhir-akhir ini kamu sangat sibuk sehingga tidak sempat lagi memonitor kebijakan kepala cabang perusahaan."
5) "Memangnya kalian sibuk apa?" "Kami mendapatkan banyak proyek penelitian dari cabang perusahaan yang harus kami selesaikan," jawab pimpinan divisi perusahaan.
6. Konjungsi 'waktu' dalam teks anekdot tersebut terdapat pada kalimat...
a. Karyawan perusahaan tersebut berbicara dengan pimpinan divisi
perusahaan.
b. Alkisah ada sebuah divisi perusahaan yang terkenal cukup aktif dan galak.
c. Divisi perusahaan itu tiba-tiba tidak terdengar aksinya sejak ada kepala cabang perusahaan baru.
d. Hal ini tentu membuat heran beberapa karyawan.
e. Seorang karyawan dari divisi lalu
menelepon kantor divisi tersebut.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
7. Pernyataan nomor 3) dalam teks anekdot tersebut merupakan struktur teks bagian
a. abstraksi
b. orientasi
c. krisis
d. reaksi
e. koda
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?