
Cerpen untuk Zio
Authored by GHINA WULANDARI
Other
9th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
5 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Dan ada nasihat-nasihat ayahnya terlalu datar seperti air bengawan di musim kemarau, aku pun telah mulai bosan. setiap keadaan yang mungkin membawa ayah memberikan nasihat-nasihatnya.
Pertanyaan : Sifat tokoh "aku" pada penggalan cerpen tersebut adalah ...
patuh
penurut
disiplin
pembangkang
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bobi suka sekali membaca majalah. dia tidak mau diganggu. setiap hari ia selalu mencoba untuk menulis pada secarik kertas. di ruang belajarnya terdapat tumpukan kertas yang berisi tulisan. ternyata yang ditulis sebuah cerpen.
Pertanyaan : Watak Bobi pada cuplikan cerita tersebut adalah ...
rajin, suka membaca, berkemauan keras
sombong, tidak mau bergaul, keras kepala
acuh tak acuh, egois, idealis
pendiam, malas bekerja, kepala batu
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Peristiwa pembakaran kampung bagi Warsinah adalah barang baru, suatu kejadian yang belum pernah dialami. Oleh karena itu, ketika mendengar bahwa kampungnya akan dibakar ia tak percaya. "Masa, ada manusia sekejam itu," katanya.
Pertanyaan : Watak tokoh Warsinah adalah ...
polos dan jujur
mudah percaya pada orang lain
tidak mudah dipengaruhi orang lain
tidak mudah percaya perkataan orang lain
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Aku memandangnya lama tanpa mengucapkan sepatah kata pun. ini ketiga kalinya ia berada di tempat ini. Melakukan hal yang tidak wajar. Ia bicara pada batu-batu! Ya, pada batu. Ia bisa tampak serius, lalu tiba-tiba tertawa atau menangis sendiri. Ia membelai batu-batu. Menggendongnya seperti menggendong bayi, memasukkan batu-batu tersebut ke dalam tas kainnya yang kusam.
Pertanyaan : Tokoh utama dalam cuplikan cerita di atas adalah ...
aku
ia
batu
bayi
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
20 sec • 1 pt
Brek! Via mengempaskan tubuhnya di tempat tidur. Air matanya meleleh membasahi bantal. Hati Via betul-betul terluka mendengar omongan Bi Jum.
Pertanyaan : Cuplikan cerita di atas menggambarkan tokoh ...
marah
kecewa
sakit hati
putus asa
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?