
soal ppg bahasa indonesia profesional
Authored by Yulita Nur
World Languages
1st Grade
Used 59+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
28 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
SURAT CINTA Puisi Goenawan Mohammad
Bukankah surat cinta ini
ditulis ditulis ke arah siapa saja
seperti hujan yang jatuh ritmis
menyentuh arah siapa saja
Bukankah surat cinta ini berkisah
berkisah melintas lembar bumi yang fana
seperti misalnya gurun yang lelah
dilepas embun cahaya
Pengulangan “Bukankah surat cinta ini ....” pada baris pertama bait 1 dan 2 puisi “Surat Cinta” di atas merupakan gaya bahasa...
pertanyaan retoris
simile
repetisi
metafora
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Wanita muda mengenakan gaun biru
Kupetik bunga kusematkan di rambutmu
Pohon berakar tinggi menjulang
Rajin belajar sesal tak diulang
Untuk mengajarkan KD 3.13 mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar, Bu Fika menggunakan contoh puisi di atas sebagai materi....
konseptual
faktual
prosedural
metakognitif
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Berikut ini yang bukan aspek penilaian untuk KD 3.13 mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar adalah....
ketepatan mengidentifikasi jenis puisi rakyat
ketepatan menentukan rima atau persajakan dalan puisi rakyat
ketepatan menentukan pilihan kata dalam puisi rakyat
ketepatan menjelaskan amanat dalam puisi rakyat
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Semburat cahaya mentari menyilaukan pandanganku. Sengatan teriknya memanggangku tanpa pamrih. Aroma anyir kembali menusuk hidungku. Tumpukan sampah yang berserakan mengenai jemari kakiku yang beralas sandal jepit. Pasar tradisional berlautkan manusia kuterjang dengan sigap. Cucuran peluh membasahi wajah Cinaku.
Kali Mberok tak menyurutkan langkahku untuk sekedar berhenti menatap indahnya arsitektur Semarang tempo dulu. Kata Mamiku, tata letak jembatan Kali Mberok mirip salah satu jembatan ternama di Venezuela. Ah, tapi kali ini lebih mirip aliran sampah. Tumpukan sampah menggunung di tepi Kali Mberok.
(Cerpen “Cheng Ho di Balik Etalase Budaya Semarang” karya Khodijah Wafi)
Berikut ini yang bukan latar cerpen di atas adalah....
Siang hari
Pasar tradisional
Venezuela
Kali Mberok, Semarang
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Semburat cahaya mentari menyilaukan pandanganku. Sengatan teriknya memanggangku tanpa pamrih. Aroma anyir kembali menusuk hidungku. Tumpukan sampah yang berserakan mengenai jemari kakiku yang beralas sandal jepit. Pasar tradisional berlautkan manusia kuterjang dengan sigap. Cucuran peluh membasahi wajah Cinaku.
Kali Mberok tak menyurutkan langkahku untuk sekedar berhenti menatap indahnya arsitektur Semarang tempo dulu. Kata Mamiku, tata letak jembatan Kali Mberok mirip salah satu jembatan ternama di Venezuela. Ah, tapi kali ini lebih mirip aliran sampah. Tumpukan sampah menggunung di tepi Kali Mberok.
(Cerpen “Cheng Ho di Balik Etalase Budaya Semarang” karya Khodijah Wafi)
Pada paragraf pertama, penggambaran suasana cerita menggunakan majas personifikasi, yaitu pada....
kalimat 1 dan 4
kalimat 2 dan 3
kalimat 3 dan 5
kalimat 5 dan 6
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Semburat cahaya mentari menyilaukan pandanganku. Sengatan teriknya memanggangku tanpa pamrih. Aroma anyir kembali menusuk hidungku. Tumpukan sampah yang berserakan mengenai jemari kakiku yang beralas sandal jepit. Pasar tradisional berlautkan manusia kuterjang dengan sigap. Cucuran peluh membasahi wajah Cinaku.
Kali Mberok tak menyurutkan langkahku untuk sekedar berhenti menatap indahnya arsitektur Semarang tempo dulu. Kata Mamiku, tata letak jembatan Kali Mberok mirip salah satu jembatan ternama di Venezuela. Ah, tapi kali ini lebih mirip aliran sampah. Tumpukan sampah menggunung di tepi Kali Mberok.
(Cerpen “Cheng Ho di Balik Etalase Budaya Semarang” karya Khodijah Wafi)
Pak Yusuf akan mengajarkan KD 3.9 menganalisis unsur-unsur pembangun cerita pendek dalam buku kumpulan cerita pendek. Dalam pembelajaran, cerpen “Cheng Ho di Balik Etalase Budaya Semarang” karya Khodijah Wafi tersebut dapat digunakan Pak Yusuf sebagai...
media pembelajaran
materi pembelajaran
evaluasi pembelajaran
A, B, dan C benar
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Semburat cahaya mentari menyilaukan pandanganku. Sengatan teriknya memanggangku tanpa pamrih. Aroma anyir kembali menusuk hidungku. Tumpukan sampah yang berserakan mengenai jemari kakiku yang beralas sandal jepit. Pasar tradisional berlautkan manusia kuterjang dengan sigap. Cucuran peluh membasahi wajah Cinaku.
Kali Mberok tak menyurutkan langkahku untuk sekedar berhenti menatap indahnya arsitektur Semarang tempo dulu. Kata Mamiku, tata letak jembatan Kali Mberok mirip salah satu jembatan ternama di Venezuela. Ah, tapi kali ini lebih mirip aliran sampah. Tumpukan sampah menggunung di tepi Kali Mberok.
(Cerpen “Cheng Ho di Balik Etalase Budaya Semarang” karya Khodijah Wafi)
Dalam pembelajaran, Pak Yusuf menggunakan pendekatan saintifik. Pak Yusuf meminta siswa secara berkelompok berdiskusi menemukan unsurunsur intrinsik dalam cerpen, kemudian menyajikan hasilnya ke dalam kertas plano. Langkah pembelajaran tersebut merupakan sintak....
mengamati
mengasosiasi
mengeksplorasi
mengomunikasikan
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?